Sosmed AI masih dalam tahap pengembangan dan belum diluncurkan. Halaman ini menjelaskan apa yang sedang kami bangun dan bagaimana rencananya bekerja, supaya Anda tahu persis apa yang akan Anda dapat.
- Sosmed AI sedang dalam pengembangan - belum tersedia untuk umum.
- Semuanya dirancang berjalan langsung dari WhatsApp.
- Fokus pertama: order tercatat otomatis, menu digital, poin, dan laporan.
- Tujuannya: pemilik usaha fokus melayani, bukan sibuk mengurus administrasi.
- Fitur akan dirilis bertahap, dan kami akan terbuka soal apa yang sudah siap.
Kenapa lewat WhatsApp
Rencananya semua berjalan di tempat yang sudah dipakai pelanggan Anda setiap hari: WhatsApp. Tidak ada aplikasi baru yang harus diunduh siapa pun. Kami percaya alat terbaik adalah yang tidak menambah beban belajar.
Order yang tercatat otomatis
Salah satu hal pertama yang kami bangun adalah pencatatan order otomatis dari chat, sehingga pesanan tidak lagi tercecer atau salah hitung saat ramai.
Menu digital dan pembayaran
Kami juga merancang menu digital yang rapi dan alur pembayaran lokal seperti QRIS, agar pelanggan mudah memesan dan membayar tanpa keluar dari chat.
Poin dan pelanggan setia
Sistem poin sederhana sedang kami siapkan untuk membantu usaha membangun pelanggan setia, tanpa kartu fisik dan tanpa ribet.
Laporan sederhana
Kami ingin pemilik usaha bisa melihat ringkasan penjualan harian dengan mudah, agar keputusan dibuat berdasarkan angka, bukan tebakan.
Bukan Chatbot tapi AI-Native
Apa itu chatbot biasa?Chatbot umumnya bekerja dengan aturan dan skrip. Anda atau tim Anda harus menyusun daftar pertanyaan beserta jawabannya, atau pohon pilihan seperti "ketik 1 untuk menu, 2 untuk jam buka". Bot lalu mencocokkan pesan pelanggan dengan skrip itu. Selama pertanyaan sesuai skrip, ia menjawab. Begitu pelanggan menulis dengan cara lain - salah ketik, singkatan, atau hal yang tak terduga - bot bingung dan gagal. Karena itu chatbot perlu dilatih dan dirawat terus-menerus, dan tetap terasa kaku.
Apa itu AI-native?AI-native berbeda sejak fondasinya. Alih-alih daftar aturan, ia dibangun di atas model bahasa besar (large language model) - model AI yang sudah belajar dari teks dalam jumlah sangat besar, sehingga paham bahasa manusia secara umum: maksud, konteks, bahkan gaya santai dan campuran bahasa. Anda tidak perlu melatihnya dari nol. Ia dirancang bisa menangkap pesan seperti "es kopsu 2 ya bang, yg less sugar" tanpa Anda ajari, karena ia memahami maksud, bukan sekadar mencocokkan kata kunci.
Bagaimana ia belajar? Lewat machine learning - cara kerja AI yang menemukan pola dari banyak contoh, bukan dari aturan yang ditulis manusia satu per satu. Mirip orang yang makin paham setelah melihat banyak contoh: model menyesuaikan diri berdasarkan data yang dilihatnya. Untuk Sosmed AI, rencananya ini berarti ia mengenali pola pesanan dan kebiasaan pelanggan Anda dari waktu ke waktu - misalnya menu yang sering dipesan atau jam paling ramai - dan menjadi makin membantu seiring dipakai.
Hasil yang kami tuju sederhana: Anda tinggal pakai, bukan sibuk mengajari.
Segera Hadir
Sosmed AI sedang kami siapkan untuk pemilik warung, kafe, dan restoran kecil di Indonesia. Nantikan peluncurannya.

